Kamis, 17 September 2015

MANFAAT BELAJAR DENGAN BERMAIN

Tidak ada komentar:
Bermain adalah aktivitas yang tidak dapat dipisahkan dari anak-anak. Orang-orang sering kali menyebut dunia anak sebagai dunia bermain. Terkadang, orang dewasa pun masih ingin kembali ke dunia anak agar bisa terlepas dari kepenatan rutinitas dunia kerja. Akan tetapi, kita tidak mungkin membiarkan anak-anak hanya tenggelam dalam permainan sepanjang waktu, bukan? Mereka juga harus sekolah dan membagi waktu untuk belajar.
 Jadi, kita harus memikirkan cara agar anak dapat terus bermain, tetapi mereka juga mendapat pelajaran dari permainan tersebut. Kita harus mengajak mereka belajar dengan bermain. Sebab, melalui permainan anak-anak lebih mudah menyerap dan menerapkan pelajaran yang diberikan.

Salah satu metode belajar yang akan menarik bagi anak-anak adalah belajar dengan bermain di luar kelas, yaitu di lingkungan sekitarnya. Dengan berkegiatan di ruang terbuka, anak-anak akan mempelajari lebih banyak hal. Namun, saat ini banyak bukti menunjukkan bahwa anak-anak semakin sedikit bermain dan bereksplorasi di luar kelas serta tidak mengembangkan keterkaitan dengan lingkungannya

Ada beberapa subjek pelajaran yang dapat diterapkan lewat permainan di luar kelas, yaitu seni, desain, dan teknologi; bahasa dan sastra; humaniora; matematika; musik; kepribadian, sosial, kesehatan, dan kewarganegaraan; dan sains


Subjek-subjek tersebut dapat ditujukan untuk anak SD kelas 1-6. Anda tidap perlu repot-repot mencari ide untuk permainan yang sesuai dengan subjek tersebut. Temukan permainan dan ide praktisnya pada buku Seri Brain Power SD berjudul Aktivitas Permainan dan Ide Praktis Belajar di Luar Kelas. Buku yang baru diterbitkan ini menawarkan berbagai permainan yang menarik dan menyenangkan sekaligus mendidik. 

Pada subjek seni, desain, dan teknologi, Anda dapat menawarkan permainan membuat topeng hewan, menjiplak daun, dan fotografi alam. Pada subjek bahasa dan sastra, tersedia permainan drama di taman dan puisi di ruang terbuka. Pada subjek humaniora, ada berburu harta karun, laporan cuaca, dan lapisan vegetasi. Pada subjek matematika terdapat lompat kompas, setua apa pohonmu?, dan mengurutkan benda. Pada subjek musik terdapat musik alam dan jalan dan dengarkan. Pada subjek kepribadian, sosial, kesehatan, dan kewarganegaraan terdapat permainan tutuplah mataku, tongkat perjalanan, dan parasut goyang. Pada subjek sains terdapat menanam jagung, sarang burung, dan jaring serangga. Setiap permainan dalam subjek tersebut tidak terbatas pada itu saja, masih banyak yang ditawarkan dalam buku ini dan, tentu saja, Anda dapat menciptakan ide-ide permainan menarik lainnya. 
Hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan permainan di ruang terbuka adalah keamanan, kebersihan, dan kesehatan. Selalu awasi anak-anak yang sedang bermain. Pilih pula lingkungan yang sesuai untuk permainan dan terjamin keamanann ya untuk anak-anak, misalnya tidak di dekat kolam atau danau yang dalam. Kemudian, selalu ajak anak mencuci tangan setelah bermain dan ajak anak mengenakan pakaian yang nyaman dan sesuai jika bermain dengan air kolam, pastikan anak-anak memakai jas hujan atau sepatu bots jika perlu. Selalu sediakan kotak P3K untuk persiapan jika anak-anak terluka atau terjatuh. Jangan lupakan juga makanan kecil atau kudapan dan air minum jika anak-anak tiba-tiba merasa lapar dan kehausan. 

Hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan permainan di ruang terbuka adalah keamanan, kebersihan, dan kesehatan. Selalu awasi anak-anak yang sedang bermain. Pilih pula lingkungan yang sesuai untuk permainan dan terjamin keamanann ya untuk anak-anak, misalnya tidak di dekat kolam atau danau yang dalam. Kemudian, selalu ajak anak mencuci tangan setelah bermain dan ajak anak mengenakan pakaian yang nyaman dan sesuai jika bermain dengan air kolam, pastikan anak-anak memakai jas hujan atau sepatu bots jika perlu. Selalu sediakan kotak P3K untuk persiapan jika anak-anak terluka atau terjatuh. Jangan lupakan juga makanan kecil atau kudapan dan air minum jika anak-anak tiba-tiba merasa lapar dan kehausan.
"Mengajak siswa belajar di luar kelas dapat memberi pengaruh positif, dapat menambah wawasan, bahkan dapat langsung diaplikasikan di lapangan."
Aplikasi yang dimaksud sangat beragam, Yaya memaparkan alasan mengajak siswanya ke pusat kebudayaan Amerika adalah menginginkan siswanya memiliki pengetahuan soal negara adidaya tersebut, selain itu juga berada dalam lingkungan kondusif untuk membudayakan bahasa internasional membuat para siswanya tertantang untuk menggunakan bahasa tersebut.
"Pembelajaran di Luar kelas misanya dengan berkunjungan daerah wisata PLTA memacu siswa agar lebih aktif lagi berkomunikasi langsung dengan alam. Para siswa harus melihat sendiri, inilah keadaan paling kini. Semua harus pandai menyampaikan sesuatu dalam bahasa yang sederhana".
Belajar di luar sekolah juga lebih membuka pandangan para siswa sehingga pengetahuan di luar kurikulum pun dapat diterima lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar